Kamis, 15 Januari 2009

cerpenku

IMPIAN YANG TERPENGGAL
Tangan ranti gemetaran,hawa dingin malam itu di iringi angin yang menghembus menerpa wajah tegang ranti yang memucat setelah membaca isi sms yang di pegangnya..aunty…!
ranti tersentak!masya Allah..gumamnya takkala mendengar jeritan wisnton,makluk kecil yang di asuhnya 1,5 tahun terakhir ini,pasti tebangun dan mencarinya pikir ranti,wisnton bayi blasteran taiwan-australia yang terlahir dari keluarga kurang harmonis mama winston,si nyonya bule itu terbiasa hidup dengan gaya yang glamour,gemar pesta dna dugem,ranti dari awal kedatangan di rumah itu sudha mengeerti kebiasaaan madamnya dari diary yang sengaja di tinggalkan si empunya baby sister winston yang terdahulu,karen tidka betah dengen kecerewetan mama winston,mr chen sudha mendekam di penjaera,karena menembak mati seseorang di sebuah kasino gelap di taipei karena jengkel kalah judi,hari hari biasanya wisnton hanya berdua dengan mamanya di rumah,dan malam itu janie mama wisnton sedang asyik di depan layar komputer,dan di biarkan wiston bermain sendirian dan karen keasyikan tiba tiba”bluk!>>Oee! tangisna itu cuma sekali lalu hening,tapi dengan malas janie bangkit dan di lihatnya tubuh kecil itu sudha terkapar di bawah bungalow megah itu nyawa wisnton selamat tapi karena cedera otaknya berat,yang berakibat tidka berfungsinya lagi sebagian syaraf di otaknya mengakibatkan bocah itu mengalami cacat permanen buta dan kakinya lumpuh.
ohhh babe..!hambur ranti memeluk bocah itu sambil mengelus rambutnya.”untung saja terlambat sedikit saja pasti winston merangkak dan jatuh dari ranjang apa jaidnya.sesal ranti..yah gara gara sms dari pujo suaminya di kampung yang isinya sama denga sms sms sebelumnya yang bermaksud untuk menceraikan ranti,hal inilah yang terkdanag membuat ranti teledor menjaga wionston,begitu besar tekad ranti mempertahankan rumah tangga mereka,hal ini tebukti ketika suaminya tertipu bujukan rekannya yang mengakibatkan rumah tangga mereka terlilit utang yang tidak sedikit ranti berkeputusan menjadi tkw di taiwan,keputusan di pilih nya 18 bulan lalu demi membayar hutang hutang suaminya.air mata mengalir deras ketika meninggalkan kampung halaman untuk pertama kalinya terutama ketika bersalaman dan berpamitan dengan suami serta tetangganya untuk berangkat ke penampungan calon tkw di jakarta.
di sakunya kembali hp itu,ranti mencoba melupakan isi sms yang membuat hatinya sakit,dan hampir saja melenyapkan impian ranti tentang masa depan yang gemilang,”och seandainya saja bocah ini celaka,ingatanya kembali menerawang…di peluknya wiston sambil rebahan,”rupanya bocah ini masih mengantuk..”bathin ranti…
dua tahun lalu ranti masih hidup bahagia sebagai istri pujo ketika suatuhari awal musibah datang…rekan sma pujo bertandang ke rumah kecil mereka yang baru jadi,harry nama rekan suaminya dia menawqarkan bisnis mlm{multi level marketing}sebuah perusahaan yang mencari nasabah dengan menginvestasikan sejumlah modal dengan dalil usaha agrobisnis,yang menjanjikan bunga yang relative tingi di banding bunga bank pada umumnya.impian pujo melambung pikirnya tinggal setorin sejumpal uang ke kantor itu maka tipa bulan pujo dapat terima bunganya,tanpa capek menguras keringat.
tapi..apa mau di kata…setelah puluhan juta rupiah berpindah tangan,maka tak berapa lama hary cs plus kantor kontrakanya raib,seolah di telan bumi sumpah serapah pujo bak suara air terjun deras mengalir tapi semua sudha terlambat..ranti hanya sempat menangis bahkan hampir pingsan saat itu..hawa dingin malam itu mmebuat ranti terlelap hingga…
pintu kamar wiston yang juga kamarnya di buka kasar ranti lagsung terduduk saking kagetnya,sementara wisnton mengeliat sebentar,dan tertidur lagi setelah di tepu tepuk pantantnya oleh ranti.”im sory madame.i am so sleeppy”suara ranti setengah memmohon tak kala di lihatnya sosok perempuan bule itu di pintu kamarnya dengan muka mera.entah menahan marah,atau kebanyak minum minuman keras,”hey wake up.come to my room,im so tired,give me massage..!perintahnya pada ranti..”yes madame.jawab ranti sembari memebtulkan selimut winston yang sedikit terbukan.hampir dua jam ranti di kamar majikan perempuannya jam menunjukkan pukul 1 dini haribegitulah hari hari ranti dari pagi sampai malam yang selalu di sibukkan dengan rutinitas pekerjaan rumah,nyuci ngpel,masak dan merawat winston,sellau di jalaninya dengan sabar,demi membangun kembali roda perekonomian rumah tangganya yang sempat tersendat sendat,pagi itu belum selesai ranti membersihkan kamar mandi,hpnya berdering tanda ada panggilan masuk muncul nama dian di layar hp,dan dian adalah teman akrab ranti di kampung dimana kebetulan suami dian juga kenal baik dengan suaminya pembicaraan mereka terdengar tegang banget..
tak lama setelah menutup hp nya ranti terduduk lemas di lantai kamar mandi,yah hari itu semua menjadi jelas mengapa pujo mau menceraikan diirnya akhir akhir ini menurut dian yang mendapat cerita dari wisnu suaminya,pujo bermain api dengan wanita lain pujo yang juga merupakan seorang atlit sekaligus pelatih bola voly di sebuah klub olahraga di kotanya tertarik dengan anak binaannya sendiri,dewi nama gadis itu..oh…mengapa semua ini terjadi..mengapa begitu cepat berubah.berbagai pertanyaan muncul di benak yanti..
siang itu setelah minta ijin dari madame ranti cepat cepat beli pulsa,dan mau telpon suaminya tanya kebenaran berita itu,ranti memilih kamar madi untuk telpon pujo,karena tempat itu paling nyaman,dan setidaknya madame dan wisnton ngak terlalu jelas mendengar pembicaraan nya,pertengkaran sengit lewat telpon akhirnya terjadi…jawaban pujo benar benar membuat rantoi emosi,ternyata benar cerita dian.
pujo yang tidak mau mendengarkan omelan omelan ranti,akhirnya mematikan hpnya ranti bolak balik me redial hp nya tapi yang menjawab justru operator yang memberitahukan jika nomer hp yang di hubungi tersebut sedang tidak aktif akhirnya ranti hanya bisa menangis dan pasrah.
malam itu udara sangat dingin mnusuk tulang..sudha dua hari ini ranti sulit memicingkan mata,pikiran ranti tetap tertuju pada masalah yang di hadapinya selain itu winston juga kena demam ,badannya panas sekali,di telponya majikan bule itu berkali kali tapi ngak ada jawaban dari seberang yang bisa di lakukan adalah cuma menunggu sambil terus mengompres dahi winston ranti mengeluh…
“mengapa nasib kita sama babe..diacuhkan orang yang satu satunya kita miliki!
yah 5 bulan yang lalu mr chen kedapatan meningggal di penjara,karena bunuh diri.orang tua ranti juga sudah meninggal 4 tahun yang lalu,dan rumah warisan peninggalan orang tua nya sudah di jual buat bisnis mlm itu,kini ranti tidak bisa membayangkan andai perceraian itu benar benar terjadi,dia harus pulang kemana..
diambilnya kertas surat,dan ditulisnya cepat cepat isi hatinya mumpung wiston amsih terlelap.”mas pujo,ranti akan selalu pegang janji kita,bahwa kita tidka akan berpisah,kecuali Tuhan yang memisahkan kita lewat kematian”begitulah sepenggal isi surat itu,ranti cepat memasukkan surat itu dalam amplop.terpaksa dia berkirim surat karena hp pujo tidak aktif ,pasca pertengkaran kemarin dulu.
sudah jam 5 dini hari…”megapa madame tidakpulang pulang..”bathin ranti,sementara demam di tubuh winston belum juga turun bahkan muntah muntah terus dilihatnya wajah bocah itu semakin pucat,tak ada pilihan lain kecuali membawanya kerumah sakit pikir ranti,diapun cepat cepat berkemas membungkus tubuh kecil itu dengan selimut tebal.
didalam taxi dipandangnya terus wajah winston “kasihan sekali kamu sayang,bisik ranti”aku akan menjagamu terus jika mas pujo benar benar meninggalkan aku,janji ranti pada diri nya sendiri.mereka sengaja turun di seberang rumah sakit karena ranti mau ke kantor pos dulu yang kebetulan letaknya persis di seberang rumah sakit.buru buru di masukkan amplop itu ke dalam kotak surat.
ranti mencari zebra cross buat menyeberang tapi karena letaknya terlalu jauh ranti mengurungkan nitanya,”pakai jalan pintas saja nunggu kendaraann sepi..”bathin ranti,ranti mulai menyeberang takkala jalan raya agak lengganag tapi setengah perjalanan tiba tiba tit-tit tit hpnya berbunyi..tanda ada sms masuk,tangan ranti merogoh sakunya tanpa peduli keadaan diirnya yang sedang menyeberang,dibukanya menu mesaage di hpnya di bacanya sms itu dan seketika perubahan terlihat jelas pada diri ranti.
gugup …linglung dan BRAK..BRAKK BRAKK..
sebuah mobil menyambar 2 makluk malang itu tanpa ampun tak ada suara tak ada jeritan keduanya terkapar di tengah jalan,setelah terlempar beberapa meter polisi pun akhirnya datang,,..mengangkat kedua jenasah itu dari jalan raya.
Tuhan telah mendegar janji ranti pada pujo suaminya doa ranti di kabulkan kini kematian benar benar menjemputnya polosi jalan raya itu sibuk mencari barang barang ranti yang berceceran sebagi barang bukti benda mungil itu yang tak lain adalah hp ranti terlepar di atas rerumputan di pinggir jalan dan di layar hp pun masih nampak isi sms dari pujo yang belum sempat di balas ranti.”ranti,maafin mas pujo,hari ini mas akan melangsungkan pernikahan secara siri dengan dewi,mas tidak punya pilihan,dia telah mengandung anak mas….”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar